Jasa Pembuatan Furniture, Mebel, Kitchen Set, Gazebo dan Pengerjaan Kayu yang Murah di Surabaya dan Sidoarjo

Kreasi Kebun Vertikal

Untuk membuat landscape taman keatas tentu memerlukan media tanam yang berbeda dengan taman pada umumnya. Ada berbagai macam media tanaman yang bisa digunakan. Konstruksi penyangga dan frame taman juga harus kuat, bisa dari tembok, tiang besi kayu atau kawat.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan didalam membuat taman vertical diantaranya;
Konstruksi penyangga.
Anda harus membuat tiang atau konstruksi penyangga sekuat mungkin sehingga taman tidak akan ambruk. Anda bisa memanfaatkan dinding beton yang kuat, pagar besi, atau sengaja anda buat sendiri dari tiang beton ataupun tiang besi. Desainlah sedemikian rupa sehingga kekuatan penyangga mampu menahan beban tanaman, air dan media tanam yang dipakai. Jangan lupa faktor angin dan sehingga taman anda benar-benar kuat.
Frame.
Frame atau bingkai atau pada taman biasa disebut lahan. Berapa luas frame yang akan anda gunakan. Frame bisa berupa tembok, anyaman kawat, pralon atau bahan – bahan lain yang bisa digunakan untuk menempatkan media tanaman.
Media tanaman.
Media tanaman vertical garden tidak jauh berbeda dengan taman biasa. Yang membedakan adalah jenis tanaman yang akan ditanam. Menanam bonsai pohon serut tentu tidak cocok untuk vertical garden. Untuk tanaman tertentu anda bisa menggunakan sabut kelapa, atau sekam yang dicampur dengan tanah. Untuk menempatkan media tanaman anda bisa menggunakan pot bersusun, pralon, atau botol bekas minuman ringan.
Jenis tanaman.
Jenis tanaman tertentu tidak cocok untuk taman vertical. Taman vertikal juga dibagi menjadi dua jenis yaitu indoor garden dan outdoor garden. Tanaman yang cocok di dalam ruangan tentu tidak tumbuh dengan baik di luar ruangan demikian juga sebaliknya.
Pengairan atau pemupukan.
Kalau anda memelihara tanaman di taman konvensional, anda bisa menyiram tanaman setiap hari dengan selang atau ember. Namun penyiraman dan pemupukan pada vertikal garden sebaiknya dibuat otomatis yaitu dengan cara menghubungkan setiap tanaman dengan selang –selang yang akan mengalirkan air dan pupuk. Anda bisa membuat penampungan air yang disalurkan ke akar-akar pohon untuk penyiraman dan pemupukan. Hanya dengan membuka kran selama beberapa menit atau detik semua tanaman harus sudah mendapat pasokan air ataupun pupuk secara merata.
Pencahayaan.
Kelemahan vertikal garden adalah dari segi pencahayaan sinar matahari. Vertikal garden tidak akan bisa mendapatkan sinar matahari secara penuh dari pagi sampai sore hari. Hal ini terjadi karena posisinya yang tegak. Dengan demikian, proses fotosintesis pada tanaman juga tidak bisa maksimal. Untuk mengatasi masalah ini salah satu diantaranya adalah dengan memilih jenis tanaman yang tidak memerlukan banyak sinar matahari.
Pada kesempatan kali ini, saya akan mempersembahkan beberapa ide dan contoh membuat taman vertikal atau vertical garden. Dengan 101 contoh yang saya berikan semoga anda akan mendapatkan 101 ide membuat rumah anda lebih indah dengan tanam-tanaman.













Share:

Hubungi Kami

Populer

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog